Tegap dan kokoh
Sosok perkasa yang berdiri dengan senjata diujung tangan kanannya
Melirik tajam ke setiap penjuru
Mengatur arah dan tujuan kaum bermata sayup
Karena ia kuat, para pendengar tidak membantah ucapannya
Karena mereka dianggap lemah, sesuka hati ia menyampaikan hasrat lidahnya
Sebuah serpihan kaca kecil hadir di jalan sang pemerintah
Menancap kuat, melukai kakinya saat ia berlalu dan menginjaknya
Luka kecil yang mampu mengguncang nadi
Hingga darah tumpah begitu merah
Pijakannya kini tak lagi kuat
Lidahnya kini bukan kendalinya, melontarkan yang tidak ia ketahui
Tegap dan kokoh
Perkasa dan hebat
Mata tajam dan berwibawa
Jatuh dan terpuruk
Disebabkan serpihan kecil kaca dijalanan
Betapa tajamnya goresan serpihan kaca
Hingga mampu melumpuhkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar